Tsuwandzi's Webblog

BLOK/BADAN PROGRAM

Pada bagian ini adalah dimana kita menuliskan perintah2 atau statement2 yang akan dijalankan oleh program yang kita buat. Pada staemant2 yang kita tuliskan pasti butuh yang namanya “reserved word” ato kata pasti. Apa itu kata pasti ato kalo orang2 bule bilang reserved word? Reserved word adalah suatu kata yang mempunyai arti tersendiri pada bahassa pemrograman dan tidak boleh diartikan lain. Contohnya seperti write, read, writeln, readln, if, then, else, array, for, do dan laen2.
Setiap stetmen yang ditulis di paskal harus di akhiri dengan tanda titik koma [;] tapi untuk kasus2 tertentu ada stetmen2 yang tak perlu tanda titik koma. Sebenarnya reserved word bukan hanya ada pada blok atau badan program saja, pada bagian deklarasi juga menggunakan reserved word.
Kali ini kita akan membahas beberapa reserved word saja, (karena saya lagi males nulis, capek, he5x…..)😉


1. write dan writeln
Write dan writeln sebenarnya sama fungsinya yaitu untuk mengoutput suatu tulisan ke layer tapi bedanya kalau setelah stetmen write itu di “eksekusi” [emangnya terpidana mati dieksekusi] maka kursor akan tetap berada di baris yang sama sedangkan writeln setelah stetmen writeln di “eksekusi” maka kursor akan pindah baris ke baris selanjutnya. Sintak umumnya seperti ini
Write (‘teks yang ingin di output’);
Witeln (‘teks yang ingin di output’);
Kalau kita perhatikan di antara tanda kurung ada tanda petik di atas yang mengapit teks, itu adalah syarat untuk mengoutput suatu teks ato tulisan. Tapi juga bisa digunakan untuk mengoutput suatu variabel ato konstanta caranya sama Cuma diantara tanda kurung tidak ada tanda petik atas. Contoh :
Write (‘Masukan Nama Anda : ‘);
Writeln (phi);
2. read dan readln
Digunakan untuk meminta input pada user dan nilai atau hasil inputnnya disimpan dalm suatu variabel. Perbedaan read dan readln juga sama dengan write dan writeln yaitu kalau sesudah read dijalankan maka kursor akan berada pada baris yang sama tapi kalo sesudah readln dijalankan maka kursor akan pindah baris. Bentuk umumnya seperti ini :
Read (Variabel yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan);
Readln (Variabel yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan);
Pastikan bahwa variabel yang akan digunakan sudah ditulis pada bagian deklarasi. Contoh penggunaan read dan readln kurang lebih seperti berikut:
Read (jari2);
Readln (x1);
Itu artinya bahwa sesungguhnya program ‘kan meminta suatu inputan dan inputan tadi disimpan dalam variabel jari2 ato x1, lalu dimasukan kedalam lubuk hati yang paling dalam (he..he..he..cuma bercanda, just kidding jangan marah ya plissss).:-)
Oke, untuk kali ini sampai disini dulu, natikan episode berikutnya hanya di bioskop kesayangan anda (waduh koq jadi nglantur kemana-mana gini ya);-p

Agustus 17, 2008 - Posted by | Paskal | , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: